Yoo Kyung berkata bahwa ia menerima 10 juta Won dari si penjual telur tapi berkeras bahwa ia tidak bersalah. Hyun Wook langsung keluar sementara President Seol berdiri dan heran melihatnya dengan curiga.

Yoo Kyung mengejar Hyun Wook ke garasi. Dia berkata bahwa ada yang akan diperlihatkan pada Hyun Wook. Hyun Wook minta Yoo Kyung masuk ke mobil dan mereka pergi meninggalkan semua orang yang bingung. Kedua grup koki bingung apa maksud 10 juta Won, pelukan itu, dan kemana mereka pergi saat ini.

Hyun Wook mengantar Yoo Kyung kembali menemui si penjual telur, Yoo Kyung protes ia merasa tidak bersalah dan memperlihatkan buku tabungannya yang menunjukkan saldo hanya 36.500 Won atau Rp 365.000. Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung mencoba membuktikan kalau ia menerima uang suap karena ia terlalu miskin ? (wow..Korea strict ya kalo ttg suap..)

Hyun Wook menyeret Yoo Kyung menemui si penjual telur. Hyun Wook menemukan mereka. Yoo Kyung berkata ia mengembalikan uang ke Chef Totti segera setelah ia menerima uangnya. Yoo Kyung yakin Totti akan mengembalikan ke penjual itu (Kang). Kang berkata ia tidak menerimanya, akhirnya keduanya saling berdebat. Hyun Wook berkata mereka hebat sekali dalam berakting.

Hyun Wook pergi (ia menjatuhkan telur satu krat), Yoo Kyung menahannya. Hyun Wook berubah wajahnya saat Yoo Kyung menyebut President Seol terlibat. Kang dan Yoo Kyung keduanya menyangkal menyuap presiden Seol.


President Seol menghitung penghasilan cafe dan mengirim sms ke Kim San untuk melaporkannya. Kim San yang sedang bersama kakaknya dan Oh Se Young memperlihatkan kecemasannya karena penghasilan La Sfera terus menurun. Se Young tanya apa ia menerima laporan secara harian. Kakak Kim San berkata ia akan keluar dan menyarankan agar keduanya tidur bersama saja. (what!)

Sementara itu, Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke mobil mereka. Yoo Kyung masih merasa ia tidak bersalah. Mereka dipanggil oleh seseorang..seorang penjual mentimun yang menawarkan mereka makan ramen wow..mau!

Yoo Kyung minta Hyun Wook ikut makan, tapi Hyun Wook menggerutu dan mau pulang. Saat ia kembali beberapa saat kmd, ia berkata pada Yoo Kyung bahwa mobilnya hilang! lah.. Hyun Wook meninggalkan tasnya di mobil, jadi sekarang ia tidak punya mobil dan uang untuk taksi. Yoo Kyung juga hanya punya 36.500 won, ia tidak bisa membantu, maka ia hanya bisa menawarkan makan ramen gratis dan mencari tumpangan pulang.

Hyun Wook tidak punya alternatif lain, maka ia akhirnya duduk saja di samping Yoo Kyung. Yoo Kyung masih kesal karena Hyun Wook tidak percaya padanya.

Sementara mereka makan, Hyun Wook tanya apa mereka punya kimchi. Isteri penjual mentimun itu berkata mereka punya sesuatu yang lebih baik dan mengeluarkan….acar! Yoo Kyung membuatnya untuk pasangan itu, tapi acar ini beda dengan yang di restaurant. Ini buatannya sendiri. Suaminya diabetes jadi isteri penjual mentimun itu membuatnya tanpa gula. Setelah Yoo Kyung merasakan acar itu, ia merasakan sesuatu yang special dan memaksa Hyun Wook mencobanya. Keduanya terkejut dengan rasa acar isteri penjual mentimun itu, sangat enak biarpun tidak pakai gula.


Kemudian, mereka berdua duduk di bak belakang mobil penjual mentimun itu untuk pulang. Kedinginan. Hyun Wook berteriak pada Yoo Kyung karena tidak menerima tawaran pasangan itu untuk membayari taksi untuk mereka. Yoo Kyung berkata ia tidak akan menerima 1000 won pun dari orang lain dengan cuma2.

Di apartemen, San menemani Se Young keluar. se Young melihat bahwa San sangat berbeda saat sedang berbicara bisnis. Ia berubah menakutkan.

Tepat saat Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke gedung itu. Kedua pasangan itu mau tidak mau bertemu.

San tanya apa Yoo Kyung sakit, karena ia menggigil kedinginan. Hyun Wook terus jalan. Yoo Kyung lari mengejarnya. San Menggerutu karena Hyun Wook membiarkan Yoo Kyung kerja terlalu larut dan membuatnya kerja sampai mati.

Saat mereka terus keluar, San melihat ekspresi wajah Se Young yang sedih saat ia memandang Hyun Wook. San tanya mengapa Se Young ingin tinggal di gedung ini, apa ada hubungannya dengan masa lalunya? se Young tertawa dan heran mengapa pemilik gedung tanya pertanyaan seperti itu pada penyewa potensial. Wow..jadi San yang punya apartemen?

San menyerahkan perjanjian kontrak sewa dan berkata ada kondisi tertentu. se Young harus tinggal dengan penghuni yang sudah ada. Siapa coba?

Paginya di La Sfera, para staf berkumpul di pagi hari. Yoo Kyung masuk dan para koki lama menekannya karena masalah penyuapan telur. Seok ho tanya kemana Yoo Kyung pergi dengan chef semalam. Ho Nam berkata bahwa tangan seorang koki seharusnya bersih, tapi uang mengotorinya. Seung Jae juga bergabung untuk mencium2 tangannya saat Hyun Wook masuk dan memukul belakang kepala Seung Jae.

Hyun Wook mengumumkan bahwa Konsul Jenderal Italia akan makan malam di restaurant ini. Semua harus bersiap untuk acara spesial ini. Seok Ho tanya apa Yoo Kyung masih boleh ada di dapur ini. Hyun Wook menoleh pada Presiden Seol dan meneruskan pertanyaan padanya.

Seol berkata Yoo Kyung bukan satu2nya orang yang dipertanyakan di dapur. Presiden seol menaikkan clipboard dengan hasil penjualan tahun ini dan tahun lalu. Penjualan tahun ini menurun drastis dan apakau tahu karena apa penjualan ini menurun? Acar! Ini semua karena ACAR!


Seol mengumumkan mulai besok, ia akan membuat laporan penjualan berbagai menu dan siapa yang membuatnya. Hyun wook terlihat tidak begitu senang dan ia menepuk tangannya dan pergi ke luar.

Kemudian Pres Seol dan Seok ho bertemu di kantor dan mendiskusikan masa depan La Sfera. Pres Seol menegaskan jika ada hal2 yang melenceng, maka Seok ho akan diangkat menjadi kepala chef.

Se Young dengan gembira tiba di apartemen dengan semua barang2nya. Ia bertemu Kim san dan kakakny, Kim Kang menegur adiknya karena tidak membantu Se Young pindah. Kim San berkata se Young tidak mau dirinya ada dan kakaknya berkata, “Jika seorang wanita berkata tidak, apa kau pikir ia benar2 bermaksud demikian?” Kim Kang lalu berkata mereka sebaiknya makan di La Sfera besok siang.

Di dalam kantornya, Hyun Wook mencoba melacak Chef Totti untuk membicarakan uang telur itu. Para koki baru menemui Hyun Wook dan minta agar Yoo Kyung di pecat. Mereka berkata kelakuan Hyun Wook tidak seperti biasanya dan membuat Pres Seol menjadi melawan mereka. Hyun Wook berkata agar mereka fokus pada pekerjaan mereka dan keluar.

Yoo Kyung menghabiskan waktunya dengan menghadapi ejekan teman2 kerjanya mengenai masalah uang dari penjual telur itu. Yoo Kyung menemui Hyun Wook di ruang makan dan Hyun Wook mengikutinya ke dapur yang kosong. Hyun Wook mengingatkan atas kedatangan Konjen Itali dan agar Yoo Kyung memastikan mereka punya semua yang diperlukan. Yoo Kyung berkata ia tahu apa yang akan dipesan sang Konjen, Vongole (linguini atau spaghetti dengan kerang). Hyun Wook melihatnya dengan tatapan skeptis dan tanya bagaimana Yoo Kyung tahu.


Yoo Kyung : “Tahu saja”
Hyun Wook : “Tahu saja?”
Yoo Kyung : “Aku cukup yakin..”
Hyun Wook : “Cukup yakin, kepalamu..”

Yoo Kyung berkata sang Konjen belum pernah memesan pasta yang sama dua kali dan dari 30 menu pasta hanya ada satu jenis pasta yang belum pernah ia pesan. Vongole. Hyun Wook tidak yakin begitu saja. Hyun Wook mengambil sumpit masak besar dan mengarahkannya pada Yoo Kyung. Menyudutkan Yoo Kyung ke bak cuci. Hyun Wook berkata agar tidak berspekulasi, sebelum Yoo Kyung dapat menjawab, Hyun Wook menariknya dan mau mengetokkan kepalanya ke kepala Yoo Kyung. Di saat krusial itu, para koki muncul dan melihat mereka.

yummy…

Malamnya, sang Konjen Italia tiba dengan rombongannya. Termasuk Se Young. Semua menyambut kedatangannya. Hyun Wook tidak suka melihat Se Young.

Di dalam dapur, semua staf sibuk menyiapkan semua pesanan. Hyun Wook mulai menyiapkan makanan dan berkata bahwa pesanan Konjen akan segera tiba. Semua staf dapur bergegas dengan pesanan mereka.

Saat para koki menyiapkan makanan, sang Konjen mulai memesan. Seperti sudah diantisipasi oleh Yoo Kyung, ternyata memang benar Vongole! Flower ccoks kita menawarkan diri untuk membuatnya, tapi Hyun Wook berkeras agar Yoo Kyung yang akan menyiapkanya.



Semua koki kaget dengan keputusan itu. Menambah kekusutan di dalam dapur, Hyun Wook memberikan Yoo Kyung sebotol anggur pribadinya untuk membuat saus pasta.


Sang konjen sudah mulai selesai dengan makan malamnya. Konjen berkata pada Se Young bahwa makanan di restaurant ini terasa sangat otentik seperti masakan Italia dan bertanya-tanya apa ini karena Chef baru itu. Konjen ingin berjumpa dengan sang chef dan koki yang menyiapkan Vongole. Saat Hyun Wook dan Yoo Kyung tiba di meja mereka, Sang Konsul memuji Vongole Yoo Kyung.


Karena ingin menghargai maka Konjen memberikan anggur mahal khas Italia, Barolo pada cafe ini. Hyun Wook dan Se Young merasa tidak begitu nyaman dengan disebutnya anggur itu. Sepertinya ada sesuatu dengan anggur itu dan mereka. Mereka mengambil foto bersama, Se Young mengambil kesempatan untuk berfoto dekat dengan Hyun Wook.


Sang Konjen pulang dengan perasaan puas dan Yoo Kyung kembali ke dapur dengan perasaan senang. Kegembiraan-nya lenyap saat ia menyadari semua koki melihatnya dengan dingin, karena sudah menjadi peliharaan sang Chef.

Kemudian ada flashback ke tahun 2005, saat Hyun Wook dan Se Young masih menjadi mahasiswa Culinary di Italia. Se Young sedang sakit dan Hyun Wook memasak Samgyetang (sup ayam ginseng Korea) untuknya. Se young memuji Hyun Wook yang berhasil mendapatkan ginseng untuk sup ini. Ini membuat mereka membicarakan mengenai kompetisi memasak yang akan datang. Hyun Wook berkata ia akan menggunakan ginseng dalam pastanya. Se Young cemas kalau rasanya akan menjadi terlalu pahit, Hyun Wook memperlihatkan pada Se Young anggur Barolo yang akan mengurangi rasa pahit ginseng.

Masakan Hyun Wook
Masakan Se Young

Saat kompetisi, Se young tampaknya benar karena para juri serta merta menolak pasta ginseng Hyun Wook. se Young sebaliknya dimahkotai sebagai pemenangnya. Hyun Wook heran apa yang salah. Hyun Wook merasakan pastanya dan kemudian anggurnya dan ia menyadari bahwa Se Young sudah menyabotasi masakannya.

Se Young merusak anggur dengan memasukkannya ke dalam pot berisi air mendidih. Se Young berkata ia ingin pergi ke Roma, tidak peduli betapa kerasnya ia mencoba, ia selalu menjadi yang kedua setelah Hyun Wook. Rupanya, kerja keras tidak selalu pilihan yang bagus.


Saat se Young merayakan kemenangannya dengan piala dan bunga, Hyun Wook membanting botol anggur dengan keras di meja, menatap Se Young dengan sedih dan keluar.

Kembali ke masa kini, Se Young dan Hyun Wook berbicara pribadi,

Se Young : “Saat itu aku membuat kesalahan, yang membuatku merasa malu. Itu adalah kesalahan.”
Hyun Wook : “Kesalahan? Bukan, itu nyata perbuatanmu. Perbuatanmu untuk menyabotase aku, bukan kesalahan. Untukmu, mencintaiku adalah kesalahan, bukan?”

Hyun Wook kemudian kembali ke ruang loker dan mengumumkan bahwa mereka akan makan malam. Eun Soo dan Yoo Kyung memasak babi iris dan staf yang lain minum anggur Barolo di ruang makan. Suasana masih terasa tegang, padahal Hyun Wook sudah mencoba membujuk mereka dengan anggur mahal.

Saat Yoo Kyung masuk, Hyun Wook memanggilnya untuk duduk di sebelahnya. Menyadari bahwa teman2nya tidak akan menyukainya, Yoo Kyung ragu2. Hyun Wook menarik Yoo Kyung dan mendudukkan-nya di kursinya dan ia berdiri. Hyun Wook berkata pada semua, jika mereka ingin ia melakukan hal yang benar, ia akan memecat Yoo Kyung. Tapi, sebenarnya orang yang membuat kalian marah adalah dia. Hyun Wook tahu mereka kesal dengannya karena perubahan2 di restauran.

Hyun Wook minta agar mereka mempercayai customer mereka karena customer akan menjadi yang pertama dalam mengenali kualitas. Jika ia gagal, Hyun Wook bersedia memecat dirinya sendiri.

Akhirnya semua pergi kecuali Hyun Wook dan Yoo Kyung. Yoo Kyung minta maaf karena membuat Hyun Wook mendapat masalah tambahan dan menawarkan mengantar Hyun Wook pulang. Hyun Wook berkata agar yoo Kyung pulang duluan.

Saat Yoo Kyung sampai ke apartemen-nya, dia menemukan ada penghuni baru, Se Young sudah pindah ke dalam apartemen-nya. Yoo Kyung mengira ia harus keluar, tapi Se Young berkata bahwa Yoo Kyung masih boleh tinggal di sini karena sang pemilik apartemen berkeras. Yoo Kyung terlihat heran dan tanya siapa pemilik apartemen ini. Se Young menyadari Yoo Kyung tidak tahu bahwa Kim San adalah pemiliknya dan ia pura2 tidak tahu.


Paginya, Hyun Wook dan San bertemu di apartemen. Terganggu dengan komentar San beberapa hari sebelumnya, Hyun Wook heran apakah San tidak terlalu berisik untuk seorang customer? Lagipula, apa urusan San jika Hyun Wook mempekerjakan Yoo Kyung sampai mati atau tidak? Lebih lanjut, sebagai customer, San tidak terlihat punya aturan, meminta jasa pengiriman saat mereka tidak melayani pengiriman, memesan saat restaurant sedang istirahat, mengirim makanan yang masih utuh kembali ke dapur, dll.

San membalas sebagai Chef, Hyun Wook tidak terlihat memiliki aturan juga, ia tidak bisa memaksa customer memakan masakan yang mengerikan. Jika dapur kacau maka 97% kesalahan ada pada Chef.

Di restaurant, Pres Seol mengumumkan bahwa laporan penilaian akan dimulai hari ini. Hyun Wook sekali lagi melacak jejak Chef Totti. Yoo Kyung berjalan menuju ruang rapat dan hyun Wook berjalan di belakangnya, Hyun Wook berkata agar memperhatikannya selama rapat. Jika Hyun Wook memberi tanda, Yoo Kyung harus menelepon nomor yang ditulis di kertas.

Saat meeting, Pres Seol menjelaskan bahwa grafik yang menunjukkan performance para koki warnanya biru. Sedangkan garis oranye adalah keluhan customer. Yoo Kyung berdiri dan tanya mengapa garis oranyenya adalah yang paling panjang? Presiden Seol berteriak, “ACAR!!! Kau bertanggung jawab dengan acar.”

Ada keributan di restaurant. Ketiga koki wanita yang dipecat datang dan bertengkar dengan Ho Nam, mengapa ia tidak menjawab telp Mi Hee. Kemudian sang suplier telur datang diikuti ayah Yoo Kyung.

Dalam rapat, presiden Seol tanya mengapa Yoo Kyung belum dipecat karena masalah suap. Seol ingin tahu apa rencana Hyun Wook. Hyun Wook memberikan tanda pada Yoo Kyung dan Yoo kyung menghubungi no di kertas yang ternyata adalah..no. Hyun Wook.

Hyun Wook menjawab telp itu dan berkata, “Ah..Chef Totti” dan membuat semua bengong karena ia berbicara dengan bahasa Italia. Seol kelihatan kaget dan Hyun Wook ‘berbicara’ dengan ‘Chef Totti’ lalu menyerahkan telp ke Seol, Hyun Wook berkata, bahwa Totti ingin berbicara dengan Seol. Tentu saja Seol menolak.

Seol mengaku dihadapan semua staf dengan wajah merah, Ya memang dirinyalah yang sudah menerima 10 juta Won itu dari Totti. Hyun Wook menyeret Seol turun ke tangga di depan semua staf yang melongo. dan juga San (yang sedang makan siang dengan kakaknya). mendorong Seol ke arah dinding dan berteriak, “Kau dipecat!!!”


Malam itu, Hyun Wook menemui Yoo Kyung di lobby apartemen dan berkata agar Yoo Kyung membuat acar tapi seperti untuk orang2 dengan penyakit diabetes, yaitu tanpa gula. Yoo Kyung serta merta setuju.

Hyun Wook menggelengkan kepalanya dan menyebut semua yang sudah ia lakukan untuk Yoo Kyung, membuktikan ia tidak bersalah, mengijinkannya menjadi koki, sekarang mengijinkannya membuat acar, dan hanya itu yang Yoo Kyung katakan?


Yoo Kyung dengan impulsive mencium pipi Hyun Wook, membuat Hyun Wook kaget. Yoo Kyung juga kaget dengan tindakannya.