Yoo Kyung sangat kaget saat disebut sebagai pemenang audisi itu lalu ia tanya pada Hyun Wook yang juga sama terkejutnya, untuk mengulangi perkataannya. Yoo Kyung minta Hyun Wook menegaskan, “Besok kau akan…?” Semua menunggu dengan menahan nafas dan Hyun Wook menyambung dengan malas, “…bekerja dengan penggorengan.”

Semua koki kaget karena mereka tahu Hyun Wook pasti sangat marah. Semua lalu mencoba pasta buatan Yoo Kyung dan mereka mengakui bahwa rasanya enak. Tim flower cooks (aku sebut gitu aja ya buat koki cakep2 itu..) sangat ramah dan menyambut Yoo Kyung.


Flower cooks mendiskusikan perubahan yang mengejutkan ini, ini kali pertama untuk Hyun wook. Bahkan ketika di Italia saat Hyun Wook melakukan ujian dengan mata tertutup, ia tidak pernah memilih masakan koki wanita. Mereka bertiga juga dipilih dengan cara demikian.

Anggota paling junior dari flower cooks, Eun Soo, heran siapa yang akan menjadi asisten baru sekarang karena Yoo Kyung sudah dipromosikan. Dia menyadari bahwa ini berarti dia akan tersingkir.

Hyun Wook frustrasi dengan perkembangan ini, tapi tidak ada yang bisa ia lakukan. Saat mereka bertemu di loker, Hyun Wook dan Yoo Kyung saling bersitegang. Saat Hyun Wook ganti baju, ini seperti menantang Yoo Kyung untuk pergi, khususnya saat Hyun Wook mulai sengaja mau ganti celana di situ, Hyun Wook berkata pada Yoo Kyung, “Jika kau merasa tidak enak, pergi.” Dan Yoo Kyung benar2 pergi!

Tapi tetap saja Hyun Wook adalah kepala chef dan dia butuh koki baru, maka ia menarik Yoo Kyung dan mengajarinya beberapa tips. Yoo Kyung agak lambat dan tidak siap, maka Hyun Wook mendemonstrasikan bagaimana memasak makanan dan menyajikannya, lalu mengingatkan mengenai makan siang yang perlu cepat. Pergelangan tangan dan lengan Yoo Kyung mulai pegal karena memegang wajan berat, yang harus ia ulang puluhan kali jika waktu makan tiba. (makanya koki emang biasanya cowok)

Yoo Kyung tahu Hyun Wook pasti marah terjebak dengannya, “Tapi aku tidak akan membuatmu menyesal. Mohon ajari aku, chef.”



Pada pertemuan staf berikutnya, Hyun Wook membuat perubahan lagi, pertama tidak ada lagi foie gras (sejenis makanan Perancis, yg sebenarnya juga ngga ada hub-nya dg restaurant-nya, kan ini cafe Itali..) Kedua tidak ada lagi sendok. Alasannya, sendok menenggelamkan pasta dalam saus, dimana seharusnya sausnya hanya melapisi pastanya (tp kalo aku makan spaghetti perlu sendok utk bantuin ngegulung spaghetinya, kan aturan table manner gitu..lagian kalo sausnya sisa kan lumayan buat disendokin..) Ketiga, dan paling penting tidak ada acar.

Semua keputusan ini membuat shock para staf. Tapi penarikan acar benar2 membuat masalah, tanpa acar di restoran Italia bagaikan tanpa Kimchi di restauran Korea. Tanpa makanan pendamping di meja, pelanggan tidak akan bisa mencuci mulut dari kegurihan pasta. Hyun WOok berkata bahwa acar mengandung gula dan mempengaruhi cita rasa pasta. Mereka akan dapat menyesuaikan seiring dengan waktu.

President Seol menghadapi penurunan penjualan dan keberatan dengan perubahan yang dilakukan Hyun Wook. Tapi Hyun Wook bersiteguh.

Ini membuat pertentangan di dapur kian melebar. Sebagai pemimpin koki lama, Seok Ho menghadap Hyun Wook dan berkata dia akan bertanggungjawab dan akan tetap membuat makanan itu. Hyun Wook tidak setuju, bahwa kata2 chef adalah hukum (kaya Ratu Seon Deok aja..). Yoo Kyung sangat pusing, karena ia baru saja mendapatkan pekerjaannya dengan susah payah, dia yakin perubahan ini salah. Lebih lagi, selama 3 tahun ini, dialah yang membuat acar, itu adalah satu2nya makanan buatannya yang disajikan. Akhirnya ia bergabung dengan koki lama.

Hari pertama mereka menerapkan perubahan, ruangan makan penuh dengan suara protes pelanggan. Membatasi saus dan menahan acar? Siapa kalian ini yang berpikir bisa mendikte kami yang akan makan? Dan jika itu buruk untuk mereka hari ini, mengapa itu tidak masalah saat disajikan kemarin?


Saat restauran mulai sepi, Yoo Kyung melihat ke atas lewat jendela kaca dan melihat Hyun Wook sendirian di atap. Yoo Kyung menemui Hyun Wook. Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung berpikir ia melakukan ini hanya untuk memancing pertengkaran. Sepertinya para staf berasumsi ia sangat menyusahkan, tapi ia melakukan ini karena ia punya alasan. Yoo Kyung berdiri saja, tidak yakin mau berkata apa. Yoo Kyung tanya apa impian Hyun Wook mengenai dapur itu, dan menjelaskan bahwa jika Hyun Wook tidak membantunya dengan ikan mas itu, Yoo Kyung tidak akan punya keberanian untuk kembali.

Hyun Wook: “Ini hiburan atau pujian?”
Yoo Kyung: “Apa pujian berhasil?”
Hyun Wook: “Tidak.”
Yoo Kyung: “Apa hiburan berhasil?”
Hyun Wook: “Tidak.”
Yoo Kyung: “Lalu apa yang akan berhasil?”
Hyun Wook: “Tidak ada.” (Tapi paling tidak Hyun Wook tersenyum saat mengatakannya.)


Tiba2 serombongan kru film datang ke dapur La Sfera. Ini sudah diatur oleh President Seol, ternyata Se Young dengan kru filmnya. Mereka janji akan selesai sebelum waktu makan malam. (ini kaya shooting Bara Pattirajawane atau Om William Wongso di cafe tertentu kayanya.. )

Hyun Wook menatap Se Yong, yang menatapnya kembali dengan tenang. Se Young sepertinya akan memprovokasi Hyun Wook secara sengaja dengan menawarkan Hyun Wook untuk mencicipi pastanya. Hyun Wook tidak menyentuhnya. Dia keluar dari dapur.

Hyun Wook menyetir dengan agresif, dan sekarang ia sendirian, dia tidak dapat mengendalikan kemarahannya lagi. Se Yong meneleponnya, berkata Dia senang Hyun Wook marah dengannya. Se Young bersiap menerima kemarahannya, yang ditakutkan Se oung justru jika Hyun Wook melupakannya.

Saat Hyun Wook kembali, kru film sudah pergi dan Se Young meninggalkan sepiring pasta agar dicicipi Hyun Wook. Tapi bukannya mencicipi, ia membuangnya ke lantai. “Ini beracun. Jika kau memakannya, kau akan mati.”


Meskipun San mencoba tidak menghubungkan diri dengan restaurant, sekarang menjadi jelas bahwa keluarganya adalah pemilik La Sfera. Kim San tahu selera kakaknya terhadap pria, dan kakaknya berkata akan mengecek koki baru. Dan dapat dipastikan saat ia melihat Phillip, dia tersenyum.

Keberatan pelanggan mengenai acar sudah mencapai titik kritis. Maka President Seol membuat keputusan eksekutif. Karena Hyun Wook membuang semua acarmereka dan menolak menyajikannya, President Seol memerintahkan staf menyajikan langsung di ruang makan tanpa sepengetahuan Hyun Wook. Pres. Seol memerintahkan Yoo Kyung terus membuat acar, dan Yoo Kyung protes.

Tapi Presiden Seol punya kartu as, karena ia tahu Yoo Kyung menerima uang dari pria telur (ep 1) dan memeras Yoo Kyung. Yoo Kyung memang menerima uang dari pria telur itu (seperti fee dari penjual gitulah..) dan mengembalikan uang itu ke Chef Totti sebelum dia dipecat. President Seol berkata ada catatan uang masuk tapi tidak ada catatan uangnya dikembalikan.

Yang tidak diketahui Yoo Kyung adalah Chef Totti mengembalikan uang itu pada President Seol, yang menyimpan-nya untuk dirinya sendiri. Saat Hyun Wook keluar untuk membeli bahan makanan segar, dia bertemu dengan penjual telur itu.

Teman2 Yoo Kyung sudah mengemasi barang dan pindah, karena mereka semua tidak bekerja sekarang (kok ngga kepikir buat warung di jln ya..mereka kan koki semua..kalo di Bdg sdh pasti buat pasta on the street and pasti laku..apalagi kalo kejunya banyak..hehe). Yoo Kyung tidak dapat tinggal di sana juga, tapi Yoo Kyung tidak punya tempat untuk pergi, maka ia menelepon kakaknya dan minta kakaknya pindah dari rumah agar ia bisa tinggal di rumah. (Rumah mereka tidak punya cukup ruang untuk mereka berdua), Lagipula kakaknya adalah mahasiswa kedokteran jadi ia bisa tinggal di asrama.

Ayah Yoo Kyung tidak setuju. Kakaknya akan tetap tinggal di rumah dan Yoo Kyung harus cari cara untuk bertahan di luar.

Saat tamu VIP datang dan memesan foie gras, Hyun Wook minta maaf karena mereka tidak lagi menyajikan itu. Pelanggan menjadi kesal, dan Seok Ho mulai melawan Hyun Wook dan menawarkan diri untuk membuat makanan itu. Hyun Wook berkata tidak. Seok Ho berkata ya. Perdebatan berlanjut.

Bagaimanapun, Hyun Wook ada di ruang makan, sesuatu yang lain menarik perhatiannya. Acar..ada di atas meja. Apa ini..? Hyun Wook sadar stafnya melanggar keputusannya, dia mengambil acar itu dan membawanya ke dapur.


Hyun Wook tahu Yoo Kyung ada di balik ini, Ia menarik Yoo Kyung dengan marah dan berteriak : “Beraninya kau melanggar perintahnya?” Kemarahan Hyun Wook sangat keras sehingga staf lain kaget, dan Yoo Kyung jatuh terduduk di lututnya dan mohon agar dimaafkan.

Hyun Wook berbicara dengan Yoo Kyung sendirian di kantornya, Hyun WOok lebih tenang sekarang, ia tanya bagaimana ceritanya. Mengapa Yoo Kyung membuat acar? Yoo Kyung tidak akan mengatakan pada Hyun Wook alasannya, lalu Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung akan terus membuatnya. Yoo Kyung menjawab iya. Hyun Wook bukannya marah, ia justru memikirkan jawaban Yoo Kyung.


Sore itu, Yoo Kyung duduk di depan satu baskom besar mentimun, pusing apa ia akan membuat acar atau tidak. Flower cooks berusaha mencegah Yoo Kyung membuat acar, sedangkan koki lama menahan the flower cooks.

Yoo Kyung di ruang belakang untuk beberapa lama, dan saat ia keluar, kedua tim koki terjatuh di depan pintu, kelelahan karena berkelahi. Mereka mengira Yoo Kyung

Mereka mengira Yoo Kyung sudah selesai dengan acarnya, tapi Yoo Kyung justru memberikan ide baru. Yoo Kyung akan menyatukan salad buah campur yang akan mengatasi masalah kelebihan gula, karena buah pada dasarnya sudah manis. Dia menjelaskan idenya saat President Seol masuk, apa Yoo Kyung tahu berapa banyak uang yang sudah dibuangnya? Buah sangat mahal dibanding dengan mentimun, dan sekarang ia menyarankan mereka menyajikan salad buah gratis?


Mereka kaget dengan kedatangan Hyun Wook, yang lebih mengejutkan lagi, langsung menuju ke arah Yoo Kyung, memeluk Yoo Kyung ke arahnya. Semua shock dengan tindakan Hyun Wook, tapi kemudian Hyun Wook mundur dan tanya, “Telur itu…itu kau, kan?”