Setelah Yoo Kyung kalah dalam pertandingan makan siang, Kim San dan Se Young yang menyaksikan Hyun Wook memecat Yoo Kyung merasa kasihan pada Yoo Kyung. San ingin mendekati Yoo Kyung tapi dihentikan oleh Se Young. Menurut Se Young biarkan saja Yoo Kyung sendiri dulu.


Di La Sfera, para staf dengan gelisah menunggu hasilnya, tapi mereka tidak dapat mengetahuinya dari Hyun Wook yang langsung masuk ke kantornya dengan berang, masih sebal dengan pertemuan dengan Se Young yang tidak disengaja. Yoo Kyung ragu2 tapi ia masuk juga dan berkata ia akan pergi setelah makan malam selesai, tapi Hyun Wook berteriak padanya agar segera pergi.

Tidak perlu berdebat lagi, Yoo Kyung langsung membersihkan lokernya. Nemo (pelayan yg selalu menjaga Yoo Kyung) menemaninya, Yoo Kyung berkata dengan nada kalah ia sudah kalah dan pastanya tidak enak. Bagaimanapun, kata Nemo setelah semua yang Yoo Kyung lakukan di restauran ini, Yoo Kyung tidak bisa pergi begitu saja, Nemo mengingatkan Yoo Kyung hari pertama mereka bertemu di La Sfera.

Tiga tahun yang lalu, saat Yoo Kyung makan di La Sfera dengan teman2 dari kelas memasaknya. Mereka makan dan minum sampai malam, Yoo Kyung harus membereskan tagihannya sedangkan teman2 nya menunggu di luar. Saat ia melihat tagihannya ia kaget sekali 2 juta Won!. Yoo Kyung berkata dengan mata terbelalak : “Tapi aku tidak punya uang.”

Semua staf kaget, bagaimana ia bisa makan2 tanpa uang? tapi karena teman2-nya menunggu di luar, mereka berpikir Yoo Kyung dijebak. Akhirnya Yoo Kyung harus pergi ke sekolah memasak dengan bekerja sambilan di La Sfera. Dan dapat dipastikan, saat Yoo Kyung keluar dari pintu, ia menyeringai lebar..dia mendapatkan pekerjaan! Dengan senang, dia menghapus tanda dibutuhkan asisen dapur, karena ini caranya agar mereka mempekerjakannya. Jadi Yoo Kyung sengaja makan tidak bayar agar bisa bekerja di La Sfera. Smart (dan penuh akal..)


Kim San tidak tahu bahwa Yoo Kyung mendapatkan pekerjaan dengan sedikit trik, Kim San di kantornya, memikirkan kekalahan Yoo Kyung, dan ia kasihan pada Yoo Kyung. Ia ingat, saat itu ia ada di luar restauran dan ia melihat Yoo Kyung mengaku tidak punya uang, dan kemudian ia melihatnya keluar dan merayakan bahwa ia baru saja dapat pekerjaan dengan teman2-nya.

Saat itu, Kim San juga tersenyum atas keberuntungan Yoo Kyung. Sekarang, ia merasa bersalah. Kim San berpikir : “Ia bekerja dengan begitu keras, dan dipecat gara2 aku.” Dia juga tidak mengerti cara berpikir Hyun Wook. Jika Kim San adalah chefnya, dia akan memecat semua koki cowok dan mempertahankan koki ceweknya.

Kata2 Nemo berhasil, Yoo Kyung memutuskan ia tidak akan menyerah secepat itu. Itu terbukti ketika keesokan paginya, Hyun Wook masuk kerja dan siap untuk mulai memasak…dan Yoo Kyung masuk ke dapur, dengan berseri-seri, siap untuk menjalankan tugasnya seperti biasa.


Koki2 lain mengagumi nyali Yoo Kyung, dan membuat Hyun Wook sangat bingung sehingga ia tidak tahu bagaimana bereaksi. Karena terlalu lelah untuk berurusan sekarang, Hyun Wook langsung memproses pesanan pertama dan menekankan bahwa posisi asisten dapur akan kosong besok pagi.

Saat jam kerja hampir selesai, seorang dari koki baru Ji Hoon (yg wajahnya mirip Lee Junki di Coffe Prince, cuma lebih bermake-up..), membagikan bir untuk semuanya. Mereka mulai relax dan ia memberikan bir untuk teman2nya. Koki lama dan baru mulai akrab. Yoo Kyung menyelesaikan pekerjaannya dan mencoba tidak peduli apakah ia dianggap atau tidak.

Ji Hoon akan memberikan bir yang terakhir untuk bosnya, tapi ia membohongi Hyun Wook dan menariknya kembali. Lalu ia memberikan bir itu untuk kedua kalinya, tapi di saat terakhir, Ji Hoon memberikannya pada Yoo Kyung yang berada di samping Hyun Wook. Hyun Wook bereaksi secara refleks, ia ingin merebut bir itu, tapi ia kehilangan keseimbangan…

Semua melongo, mencoba menyembunyikan rasa senang mereka. Hyun Wook dan Yoo Kyung melepaskan diri dari ‘pelukan’ yang memalukan dan mencoba bersikap normal, dan saat Hyun Wook menawarkan bir itu, ia menolaknya. Tapi ia membuat kesalahan memalukan dengan berpikir Hyun Wook akan tetap memaksa-nya minum bir dimana kenyataannya Hyun Wook akan meminumnya.

Hyun Wook tanya, “Apa ada yang akan kau katakan untuk terakhir kalinya?” Yoo Kyung : “Tidak cukup mengambil pekerjaanku tapi kau juga mengambil birku..apa itu membuatmu senang? Apa itu menyegarkan?” Hyun Wook minum birnya dan dengan keras menjawab, “Ah…benar2 segar.”


Koki bernama Seok Ho menemui President Seol untuk membicarakan mengenai “pemerintahan teror” Hyun Wook. Ketika ia dengar bahwa Chef Totti dikeluarkan, Seok Ho mengira ia yang akan dipromosikan, dan ia tidak suka dengan cara chef baru mengepalai dapur. Cara ia bekerja, cara ia mengacau restauran. Seok Ho menawarkan bantuan pada president, dan sepertinya mereka sudah mencapai satu kesepakatan.

Yoo Kyung selesai dengan jam kerjanya, ia ingat beberapa memori dengan Hyun Wook yang membuat ia mulai menyukai Hyun Wook, seperti saat Hyun Wook membantunya dengan ikan mas. Tapi, kemarahan masih menguasai perasaannya, jadi ia ingin berhenti di pojangmacha untuk minum. Tapi ia melihat Hyun Wook duduk sendirian. Yoo Kyung ragu2. Ia sebenarnya ingin sendirian dengan penderitaannya, dan teman sekamarnya ada di rumah jadi ia tidak bisa pulang, maka setelah beberapa pertimbangan, Yoo Kyung memutuskan. Dia duduk membelakangi Hyun Wook dan mulai memesan.

Hyun Wook menoleh dan melihat Yoo Kyung. Dengan ringan ia berkata mungkin Yoo Kyung akan menemukan pisau di punggungnya, jadi lebih baik ia duduk di depan Hyun Wook saja.

Yoo Kyung dengan keras kepala tetap duduk membelakangi Hyun Wook. Lalu ia mengaku, ya ia telah kalah dari pertempuran. Yoo Kyung menambahkan, tapi kalau dipikir lagi, tidak masuk akal jika dia menang karena ia hanya asisten dan ia adalah chef-nya. Lalu ia tanya, “Mengapa aku harus dipecat karena hal yang sudah pasti? Jika aku ini pria, apa kau juga akan memecatku seperti hari ini?” Yoo Kyung berkata bahwa Hyun Wook pasti mengalami sesuatu yang mengerikan dengan wanita.


Merasa lebih berani, Yoo Kyung berdiri tiba2, berjalan dan duduk di depan Hyun Wook. Apa kau berpikir aku bekerja sebagai asisten selama 3 tahun untuk dipecat seperti ini ? Lalu Yoo Kyung tanya : “Apa ada wanita yang kausukai?”

Yoo Kyung memperjelas, apa Hyun Wook pernah menyukai wanita sebelumnya? Hyun Wook : ya, bahkan aku melihatnya hari ini. Yoo Kyung heran: “Lalu mengapa seseorang dengan pengalaman seperti itu bereaksi seperti ini dengan kami?”

Hyun Wook menjelaskan dia tidak suka wanita MEMASAK..dia tidak berkata ia tidak suka wanita. Lalu Hyun Wook bangkit, dan Yoo Kyung menarik Hyun Wook duduk kembali dan berkata, “Saat aku di sekolah menengah..”

Hyun Wook tidak mau mendengarnya, tapi Yoo Kyung tetap melanjutkannya.

Saat Yoo Kyung masih di sekolah menengah, ibunya pernah melarikan diri. Ibunya sudah pergi selama 3 hari saat Yoo Kyung menemukannya, ia berada di sekitar La Sfera, dan ibunya ingin makan di sana. Yoo Kyung protes, mereka tidak punya uang untuk makanan semahal itu, tapi ibunya beralasan, kapan lagi dia akan makan di tempat seperti ini? Baiklah mereka hanya memesan yang paling murah.

Kesal, Yoo Kyung harus menyeret ibunya pergi, tapi kemudian Yoo Kyung mengetahui bahwa ibunya terkena kanker stadium akhir. Dengan harapan hidup hanya 3 hari, ibunya dikuasai ketakutan, takut jika tagihan RS akan menghabiskan dana untuk kuliah Yoo Kyung. Itulah mengapa ibunya lari.

Setelah ibunya meninggal, Yoo Kyung kembali ke restauran itu sendirian, dimana ia memesan menu paling murah. Melihat ke sekeliling dan melihat semua ibu dan anak perempuan yang sedang makan malam dengan bahagia. Yoo Kyung makan pastanya …rasanya enak, dan ia menangis saat memakannya.

Yoo Kyung tanya pada Hyun Wook, “Jika ibuku makan makanan lezat itu, apa ia ingin hidup lebih lama? Aku bertanya-tanya jika dia ingin hidup lebih lama.” Pasta yang ia pesan saat itu adalah makanan yang ia masak hari ini, yang sudah mempermalukannya.

Sembari mengambil soju Hyun WOok, ia minum dan berkata : “Ini untuk bir yang sudah kau curi tadi. Aku akan mendapatkan kembali pekerjaanku yang sudah diambil juga, dan aku yakin akan tiba saatnya kau mengakui pastaku. Itu adalah kata-kata terakhirku.”

Yoo Kyung bangkit dan berjalan pergi, meninggalkan Hyun WOok di meja.


Hyun Wook selesai berolah raga di gym di kompleks apartemennya ketika, dengan sangat mengejutkan, dia bertemu muka dengan Se Young. Hyun Wook tidak percaya, ia menebak, “Aku yakin ini bukan kebetulan.”

Se Young dengan tenang menyapa Hyun Wook, “Sudah cukup lama. Senang bertemu denganmu.” Hyun Wook berkata sarkatis, “senang bertemu denganku? Kita ketemu kemarin” Se Young memuji pasta Hyun Wook, dan bercanda bahwa mereka harus bertanding, apa Hyun Wook tidak mau mencoba masakannya? Dengan dingin Hyun Wook menolaknya dan pergi. Tidak terpengaruh dengan Hyun Wook, Se Young tersenyum, berkata : “Kau akan memakannya segera, di dapurmu.”

Ternyata Hyun Wook di pekerjakan di La Sfera atas permintaan Se Young. Ia minta president Seol menyimpan rahasia ini dari Hyun Wook.



Sekarang ke-empat teman sekamar itu menganggur semua (Yoo Kyung, Hee Joo, kedua kakak beradik koki), mereka mengomel atas ketidakadilan ini. Hee Joo yang paling ingin membalas dendam dan berkata pada temannya agar memikirkan caranya.

Yoo Kyung berbaring di sofa, dia berpikir semua tugas yang biasa ia lakukan di restauran. Ia memutuskan memasak, ia menuju dapur dan menyiapkan pasta. Sayangnya rasanya tidak enak dan ia membuang semua hasil percobaannya.

Yoo Kyung dipanggil keluar oleh kakaknya, yang sedang menuju ke La Sfera bersama ayahnya. Panik, Yoo Kyung bergegas menghalangi mereka (bersembunyi dari Hyun Wook saat ia lewat) dan membujuk mereka. Sebagai koki, jelas ayahnya tidak terlalu percaya pada kemampuan Yoo Kyung (kakak Yoo Kyung adalah mahasiswa kedokteran) atau terlalu berharap banyak. Saat ia melihat putrinya berpakaian biasa, ia segera tahu bahwa Yoo Kyung pasti sudah dipecat.


Beberapa saat kemudian, Yoo Kyung duduk di toko dengan semangkuk ramen, tiba2 Kim San menemuinya. Yoo Kyung tidak begitu menyukai Kim San dan menjaga jarak, bahkan saat San mencoba ramah dan mengajak bercakap-cakap. Kim San melihat sesuatu di dompet Yoo Kyung, ia mencabutnya, ternyata foto bunga, Yoo Kyung langsung menariknya kembali dengan kesal.

Sementara itu, Se Young bertemu Kim Kang, kakak perempuan Kim San. Kang bertanya-tanya kapan Se Young dan adiknya akan menikah, Kang tidak akan percaya bahwa mereka hanya teman. Mereka berdua setuju akhir2 ini Kim San bertingkah aneh dan heran mengenai hal itu.


Saat di rumah, Yoo Kyung kembali mencoba membuat pasta. Dia membuat pasta demi pasta tapi tidak puas dengan hasilnya. Membuatnya semakin frustrasi.

Lalu ia kembali ke sumbernya. Ia menuju ke La Sfera, tapi kali ini sebagai pelanggan. Dia memesan makanan yang ia coba buat, dan dari gigitan pertama ia menyadari ini adalah rasa khas yang selama ini ia coba buat.

Yoo Kyung memanggil Nemo dan minta bertemu dengan chefnya, ia bertingkah seperti pelanggan yang ingin berterima kasih pada koki atas makanan yang lezat. Nemo lapor pada Hyun Wook seorang tamu sangat puas dengan makanannya dan ingin berbicara dengannya, tapi bukannya keluar, ia memerintah Philip (cowok cantik dg rambut panjang) untuk mengurusnya.

Saat Philip melihat siapa tamunya, ia tersenyum dan berkedip pada Yoo Kyung, lalu kembali ke dapur dan berkata pada Hyun Wook bahwa tamu itu benar2 ingin berbicara dengannya. (Mereka ternyata mendukung Yoo Kyung hehe..)


Saat Hyun Wook tahu siapa tamu itu, Hyun Wook menghadapinya dengan tidak sabar dan juga sedikit merasa geli. Yoo Kyung memuji pasta Hyun Wook dan tanya, “sebagai pelanggan” : “Mengapa aku tidak bisa menghasilkan rasa ini?”

Hyun Wook tanya apa ia merasakan makanannya. Yoo Kyung menjawab iya, lalu Hyun wook tanya, “Kapan?” Yoo Kyung tidak mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook, tapi Hyun Wook terlalu sibuk dan kesabarannya habis. Dia meminta Yoo Kyung pergi.

Yoo Kyung ingin tahu mengapa ia kalah dan ia tidak akan berhenti mencoba mencari jawabannya. Dia bahkan mengganggu Hyun Wook di rumahnya, muncul di depan apartemen Hyun Wook dengan sepiring pasta dan menyorongkan makanan itu ke arahnya. Yoo Kyung menunggu di luar pintu, saat Hyun Wook membukanya lagi, ia mengembalikan pasta Yoo Kyung dan berkata : “Ini tidak bisa dimakan.”


Pada meeting staf pagi hari, Presiden Seol tanya bagaimana Hyun Wook akan mencari asisten dapur baru, ada beberapa pelayan yang ingin mencoba posisi itu. Hyun Wook siap menolaknya, semua pelayan itu wanita kan? Tapi beberapa koki mendukung ide itu. Bagaimanapun antara pelayan dan koki tidak terlalu jauh, mereka harus diijinkan untuk mencoba.

Baik kata Hyun Wook ia akan mengadakan audisi dengan mata tertutup. Maka pemenangnya akan berdasar pada skill saja, ini terbuka bagi siapapun yang ingin mencoba.

Yoo Kyung dan tiga temannya yang kehilangan pekerjaan akan mengosongkan apartemen mereka, dan kontraktor datang dengan penyewa baru,..Se Young.

Se Young melihat berkeliling dan melihat peralatan masak di dapur, ia minta maaf atas pertemuan terakhir mereka. Yoo Kyung melihat Se Young mengamati bak cuci, dimana pasta yang gagal miliknya di buang. Yoo Kyung menjelaskan ia sedang berlatih, Se Young berkata, “Jadi kau bukan koki yang baik, ya.” Tapi Se Young berkata dengan senyuman dan Yoo Kyung tidak tersinggung. Itu memang benar.

Setelah mereka pergi, Yoo Kyung melihat bak cucinya yang berantakan, lalu ia mengambil beberapa lembar pasta dan merasakannya. Dan kali ini, sesuatu mulai muncul…Yoo Kyung menyadari sesuatu.

Di La Sfera. Ji Hoon sedang membuat kesalahan yang sama yang dibuat Yoo Kyung. Saat makanan-nya kembali ke dapaur, Hyun Wook meminta Ji Hoon merasakannya dan menunjukkan kesalahan-nya. Dengan makanan yang manis atau asin, rasanya akan berbeda saat panas dan setelah menjadi dingin. “Tamu akan meninggalkan meja dengan mengingat rasa terakhirnya.” Yakinkan bahwa suapan terakhirnya terasa enak.

Sekarang Yoo Kyung mengerti apa yang dimaksud Hyun Wook saat Hyun Wook tanya Kapan dalam proses ia merasakan makanannya.

Paginya, kondisi di lift menjadi kikuk saat Hyun Wook harus berbagi lift dengan ke-empat wanita yang sudah dipecatnya. Kakak beradik Chan hee dan Mi hee memprovokasi Hee Joo untuk beraksi dengan kode2. Hee Joo akhirnya mau berkata sesuatu pada Hyun Wook tapi ..tidak jadi.

Setelah Hyun Wook pergi, mereka komplain katanya Hee Joo akan membalas Hyun Wook..apa yang terjadi dengan keberaniannya? Hee joo membela diri bahwa mereka belum memberi ide yang bagus.

Mereka juga mendengar mengenai audisi merasakan dengan mata tertutup di La Sfera, tapi mereka masih marah dengan Hyun Wook dan melewatkan kesempatan itu. Tidak..mereka tidak mau dihina lagi.

Yoo Kyung juga merasa kacau, tapi akhirya ia mencoba mencari pekerjaan lain di restaurant lain. Ia ditolak oleh berbagai macam chef, tapi akhirnya satu dari mereka melihat resumenya dan memberinya pekerjaan. Yoo Kyung terperanjat, apa ia tidak mau mengetesnya dulu? Chef itu menjawab itu tidak perlu, di sini sangat ramai semua makanan hampir sama semua rasanya. Biarpun Yoo Kyung akan dapat memasak di restaurant ini, ia tidak begitu suka dengan penjelasan Chef itu, sangat berbeda dengan standar di La Sfera.

Ini mengganggu Yoo Kyung dan akhirnya ia membuat keputusan. Ia lari ke La Sfera tepat waktunya untuk bergabung dengan koki lainnya untuk audisi.

Tugasnya adalah memasak pasta menggunakan bahan2 yang tertera di kotak. Ini membuat koki lain putus asa, karena mereka sudah berlatih dengan bahan yang tidak ada di kotak. Sebaliknya, Yoo Kyung tersenyum..ini adalah keahliannya.


Hyun Wook menunggu lama, cukup lama sebelum akhirnya mencoba makanan pertama (ini untuk meyakinkan bahwa makanan sudah cukup dingin untuk disantap dan akan menampilkan cita rasa masakan yang sesungguhnya.)

Hyun Wook mencicipi makanan pertama, lalu berpindah ke makanan berikutnya. Lalu berikutnya. Hyun Wook mencicipi secara metodik, bahkan ada makanan yang ia singkirkan tanpa dirasakan, ia dapat mengatakan bahwa semuanya salah. Makanan berikutnya ia muntahkan.


Hyun Wook sangat tidak puas dan membuat semua di ruangan itu menjadi gelisah dan akhirnya, Yoo Kyung menempatkan piringnya di depan Hyun Wook. Hyun Wook hanya mencicipi satu lembar, dan tidak bereaksi, tapi untuk pertama kalinya ia berbicara, “Siapa kau? Mulai besok, kau akan bekerja dengan penggorengan. Kau mulai besok pagi.”

Sukses!!


Yoo Kyung senang sekali ia lolos, Yoo Kyung membuka penutup mata Hyun Wook dan Hyun Wook melihat pemenangnya.